Dia 35 sekarang. Ya, kami bertemu di saat umurnya 35, Padahal kalau di pikir-pikir, bisa saja pertemuan itu dimulai saat dia 27. Benar delapan tahun yang lalu. Temanku bilang kalau kami pernah berada di satu tempat yang sama, ada dia disana. seharusnya begitu banyak kemungkinan dua pasang mata bertemu. Tapi saat itu keduanya memilih saling melewatkan. Entah pada masa itu akan jatuh hati padamu atau tidak, tapi mungkin saja aku sudah mengagumimu. Pasti ada alasan mengapa kita tidak dipertemukan lebih awal. Di antara begitu banyak kemungkinan yang bisa terjadi, mungkin memang inilah waktu yang terbaik. Karena jika memang harus bertemu, rasanya semesta selalu tahu kapan waktu yang tepat untuk mempertemukan dua orang yang perlu saling mengenal. Lalu temanku yang lain bilang kalo dia “have a good personality, dia baik, pinter lagi.” Kalau seseorang memang baik, dia tidak akan meninggalkan kesan yang buruk, kekurangnnya mungkin ada, tapi nice person is a nic...
memoir, chronicle, reflections, notes to self, random musings & kepingan-kepingan pikiran